Minggu, 28 Agustus 2016

Gangguan Tidur Berjalan


§  Tidur sambil berjalan atau somnambulisme merupakan kelainan perilaku motorik kompleks yang mengganggu tidur malam. Gangguan tidur berjalan biasa terjadi di kalangan anak-anak, meskipun kondisi ini bisa saja dialami oleh segala usia. Diperkirakan 1 dari 5 orang setidaknya pernah sekali mengalami gangguan tidur berjalan saat masih anak-anak. Anak-anak yang suka mengalami gangguan tidur berjalan biasanya tidak akan mengalaminya lagi saat mereka memasuki usia pubertas, namun pada sebagian kecil kasus, kondisi tetap berlanjut sampai mereka dewasa. Jika kita berpapasan dengan orang yang mengalami gangguan tidur berjalan, biasanya dia hanya memandang lurus dan tampak seperti tidak mengenali kita. Matanya yang terbuka terkesan seperti terjaga padahal dia sebenarnya masih tertidur. Jika disapa, biasanya penderita tidak merespons, meski ada sebagian yang mampu merespons dengan baik dan sebagian lagi akan merespons dengan jawaban meracau. Apabila kita bangunkan dengan paksa, biasanya penderita akan tampak kebingungan dan tidak ingat dengan aktivitas yang dilaluinya.

Adapun penyebab dari sleepwalking ini yaitu :
§  Kurang tidur.
§  Efek samping mengonsumsi obat tidur atau obat-obatan sedatif.
§  Efek samping mengonsumsi narkoba atau minuman beralkohol.
§  Cemas atau stres.
§  Terbangun mendadak dari tidur yang lelap, misalnya karena dorongan yang kuat untuk pergi ke toilet, bisa juga karena badan disentuh atau mendengar suara keras secara tiba-tiba. Pada suatu kondisi bisa diakibatkan suatu penyakit dengan gejala sering bangun mendadak, misalnya sindrom kaki gelisah dan apnea tidur obstruktif.

Namun, tenang. kami sudah merangkumkan beberapa usaah untuk mengatasi sleepwalking ini,
1.      Pemeriksaan 
Pemeriksaan fisik dan psikologi akan dilakukan untuk mengetahui hal-hal atau unsur yang menyebabkan tidur berjalan ini, seperti detak jantung yang tidak normal atau kepanikan yang tiba-tiba melanda. Jika diperlukan maka akan dilakukan tes tidur di laboratorium .
2.      Pencegahan Tindakan Bahaya 
Sleepwalking sebenarnya tidak membahayakan, kecuali bila penderita melakukan aktifitas yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain, seperti aktifitas di luar rumah atau memasak dengan menggunakan api. Untuk itu, orang yang biasa mengalami tidur berjalan perlu pengawasan khusus, atau tempatkan penderita di tempat yang relatif aman, jauh dari barang-barang berbahaya
3.      Konsultasikan dengan Dokter
Bila kejadian tidur berjalan ini terjadi hampir tiap hari atau dengan frekuensi yang sering, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar segera diketahui penyebab pastinya. (/Novia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar